Husler Turun Langsung Pantau Sekolah Yang Terendam Banjir
Wednesday, 20 December 2017 16:41
Tingginya intensitas curah hujan menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Taripa
Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur terendam banjir. Tingginya curah hujan tersebut
menyebabkan meluapnya sungai Tole yang menjadi penyebab utama banjir.
Meski masih dalam keadaan hujan, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler turun langsung
memantau kondisi banjir tersebut. Dalam pantauannya ada satu sekolah yang baru beroperasi
kurang lebih 7 bulan yakni SMP 5 Angkona juga ikut terendam banjir yang tingginya mencapai
lutut orang dewasa.
"Setelah kita tinjau dilapangan, selain karena curah hujan yang tinggi, penyebab lainnya
dikarenakan saluran air yang ada disekitar sekolah memang cukup sempit sehingga tidak
mampu menampung debit air," kata Husler.
Husler juga telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah agar tetap siaga
memantau situasi dan kondisi warga. Jika memang diperlukan maka evakuasi warga bisa
dilakukan.
Camat Angkona, Amran Akmal yang ikut mendampingi Bupati mengatakan jika curah hujan
tinggi, maka banjir kembali terjadi, namun akan segera surut begitu cuaca cerah. Penyebab
banjir ini juga bisa dikarenakan resapan air yang kurang akibat hutan yang gundul.
Amran juga berharap dengan kunjungan langsung Bupati Luwu Timur ke lokasi banjir dapat
segera ditemukan solusinya sehingga keluhan warga akibat banjir tersebut segera bisa diatasi.
1 / 2
Husler Turun Langsung Pantau Sekolah Yang Terendam Banjir
Wednesday, 20 December 2017 16:41
Akibat banjit tersebut selain puluhan rumah warga dan satu sekolah, puluhan hektar sawah dan
tanaman perkebunan warga juga ikut terendam banjir. Bahkan di sebagian wilayah Desa, akses
jalan utama yang menghubungkan antar desa juga ikut terendam banjir. (hr/hms/kominfo)
2
Husler Bantu Dana Rampungkan Asrama Santri Pondok Pesantren
Wednesday, 20 December 2017 14:34
Umat Islam di Desa Taripa Kecamatan Angkona yang mayoritas merupakan Jamaah Nahdatul
Wathan menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammmad SAW. Bupati Luwu Timur, HM Thorig
Husler bersama Anggota DPRD, Hj Harisah Suharjo dan Tugiat, Camat Angkona, Amran Akmal
dan Kabag Humas dan Protokol Alimuddin Bachtiar juga terlihat hadir dalam perayaan Maulid
tersebut.
Peringatan Maulid ini mengangkat tema "jadikan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW sebagai teladan dalam memperkuat karakter bangsa melalui pendidikan" yang
berlangsung di halaman Pondok Pesantren Yayasan Pendidikan As Syafi'iyah Hamzanwadi,
Rabu (20/12/2017).
Pimpinan Ponpes As Syafi'iyah Hamzanwadi, Ustadz Muhammad Sabli mengatakan pondok
pesantren ini bergerak dibidang pendidikan dan sosial. Menurutnya sektor pendidikan
merupakan sektor yang sangat penting untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dan berakhlak
mulia.
Ustadz Muhammad Sabli juga mengatakan pondok pesantren ini dibangun dengan perjuangan
dan dukungan seluruh masyarakat desa Taripa. Ponpes ini merupakan tanggung jawab semua
pihak. Tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat disekitar pesantren. Ia mengatakan
sudah banyak bantuan infrastruktur yang diberikan pemerintah daerah baik itu ruang kelas
maupun asrama santri.
"Untuk asrama santri putra sudah rampung, namun untuk asrama putri masih belum selesai
karena terkendala anggaran. Untuk itulah kami berharap bantuan untuk merampungkan asrama
itu," katanya.
Menanggapi permintaan itu, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengaku bersedia
memberikan bantuan dana senilai Rp 20 juta rupiah untuk merampungkan asrama putri
tersebut. Menurutnya pendidikan agama sangat penting, apalagi kehadiran pondok pesantren
1 / 2
Husler Bantu Dana Rampungkan Asrama Santri Pondok Pesantren
Wednesday, 20 December 2017 14:34
ini bukan saja merupakan tanggung jawab pengelola, tapi juga merupakan tanggung jawab
bersama baik itu pemerintah daerah maupun masyarakat.
"Dimasa kepemimpinan saya, tidak boleh ada pondok pesantren yang terkendala aktivitasnya
karena persoalan dana. Sebisa mungkin kita akan bantu karena pendidikan agama sangat
penting untuk menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin dimasa depan,"
tambahnya.(hr/hms/kominfo).
Wednesday, 20 December 2017 16:41
Tingginya intensitas curah hujan menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Taripa
Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur terendam banjir. Tingginya curah hujan tersebut
menyebabkan meluapnya sungai Tole yang menjadi penyebab utama banjir.
Meski masih dalam keadaan hujan, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler turun langsung
memantau kondisi banjir tersebut. Dalam pantauannya ada satu sekolah yang baru beroperasi
kurang lebih 7 bulan yakni SMP 5 Angkona juga ikut terendam banjir yang tingginya mencapai
lutut orang dewasa.
"Setelah kita tinjau dilapangan, selain karena curah hujan yang tinggi, penyebab lainnya
dikarenakan saluran air yang ada disekitar sekolah memang cukup sempit sehingga tidak
mampu menampung debit air," kata Husler.
Husler juga telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah agar tetap siaga
memantau situasi dan kondisi warga. Jika memang diperlukan maka evakuasi warga bisa
dilakukan.
Camat Angkona, Amran Akmal yang ikut mendampingi Bupati mengatakan jika curah hujan
tinggi, maka banjir kembali terjadi, namun akan segera surut begitu cuaca cerah. Penyebab
banjir ini juga bisa dikarenakan resapan air yang kurang akibat hutan yang gundul.
Amran juga berharap dengan kunjungan langsung Bupati Luwu Timur ke lokasi banjir dapat
segera ditemukan solusinya sehingga keluhan warga akibat banjir tersebut segera bisa diatasi.
1 / 2
Husler Turun Langsung Pantau Sekolah Yang Terendam Banjir
Wednesday, 20 December 2017 16:41
Akibat banjit tersebut selain puluhan rumah warga dan satu sekolah, puluhan hektar sawah dan
tanaman perkebunan warga juga ikut terendam banjir. Bahkan di sebagian wilayah Desa, akses
jalan utama yang menghubungkan antar desa juga ikut terendam banjir. (hr/hms/kominfo)
2
Husler Bantu Dana Rampungkan Asrama Santri Pondok Pesantren
Wednesday, 20 December 2017 14:34
Umat Islam di Desa Taripa Kecamatan Angkona yang mayoritas merupakan Jamaah Nahdatul
Wathan menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammmad SAW. Bupati Luwu Timur, HM Thorig
Husler bersama Anggota DPRD, Hj Harisah Suharjo dan Tugiat, Camat Angkona, Amran Akmal
dan Kabag Humas dan Protokol Alimuddin Bachtiar juga terlihat hadir dalam perayaan Maulid
tersebut.
Peringatan Maulid ini mengangkat tema "jadikan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW sebagai teladan dalam memperkuat karakter bangsa melalui pendidikan" yang
berlangsung di halaman Pondok Pesantren Yayasan Pendidikan As Syafi'iyah Hamzanwadi,
Rabu (20/12/2017).
Pimpinan Ponpes As Syafi'iyah Hamzanwadi, Ustadz Muhammad Sabli mengatakan pondok
pesantren ini bergerak dibidang pendidikan dan sosial. Menurutnya sektor pendidikan
merupakan sektor yang sangat penting untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dan berakhlak
mulia.
Ustadz Muhammad Sabli juga mengatakan pondok pesantren ini dibangun dengan perjuangan
dan dukungan seluruh masyarakat desa Taripa. Ponpes ini merupakan tanggung jawab semua
pihak. Tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat disekitar pesantren. Ia mengatakan
sudah banyak bantuan infrastruktur yang diberikan pemerintah daerah baik itu ruang kelas
maupun asrama santri.
"Untuk asrama santri putra sudah rampung, namun untuk asrama putri masih belum selesai
karena terkendala anggaran. Untuk itulah kami berharap bantuan untuk merampungkan asrama
itu," katanya.
Menanggapi permintaan itu, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengaku bersedia
memberikan bantuan dana senilai Rp 20 juta rupiah untuk merampungkan asrama putri
tersebut. Menurutnya pendidikan agama sangat penting, apalagi kehadiran pondok pesantren
1 / 2
Husler Bantu Dana Rampungkan Asrama Santri Pondok Pesantren
Wednesday, 20 December 2017 14:34
ini bukan saja merupakan tanggung jawab pengelola, tapi juga merupakan tanggung jawab
bersama baik itu pemerintah daerah maupun masyarakat.
"Dimasa kepemimpinan saya, tidak boleh ada pondok pesantren yang terkendala aktivitasnya
karena persoalan dana. Sebisa mungkin kita akan bantu karena pendidikan agama sangat
penting untuk menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin dimasa depan,"
tambahnya.(hr/hms/kominfo).
Komentar
Posting Komentar