PROFIL DESA TARIPA KEC. ANGKONA




PROFIL DESA TARIPA
       SEJARAH DESA

A.   Sejarah Terbentuknya Desa

Sejarah Desa Taripa di awali dengan adanya program pemerintah RI, yang mengadakan Transsimigrasi guna pemerataan Penyebaran Penduduk di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu Penempatannya adalah di Wilayah Angkona ini. Pada awalnya kecamatan Angkona juga merupakan daerah Wilayah Kecamatan Malili, yang kemudian dilakukan Pembentukan Kecamatan Baru sebagi salah satu cara melakukan Pendekatan Pelayanan terhadap Masyarakat. Dengan adanya kedatangan Masyarakat Trasimigrasi otomatis akan terbentuk suatu pemerintahan baru yang akan mengelola/memberdayakan masyarakat setempat. Inilah cikal bakal kemunculan dari desa ini. Oleh karena pada awalnya tidak akan mungkin di lkukan pembentukan desa langsung maka wilayah ini masuk ke wilayah desa Tampinna. Dari Desa Tampinna  pada Tahun 1981, dikarenakan memiliki wilayah yang cukup luas serta keinginan sebagain besar warga untuk memisahkan diri dari wilayah Tampinna Kecamatan Malili maka dilaksanakan pemekaran Induk dari Desa Tampina  menjadi Desa Taripa  dan  hasil pemekaran Desa Tampina  adalah menjadi Desa  Taripa,.
Paska pemekaran dan pemisahan diri dari Desa Tampinna  yang sekarang menjadi Taripa , Desa Taripa dipimpin dengan Kepemimpinan pertama Kepala Unit  yaitu  H. Abdul  Aziz  pada Tahun  1981 yang kemudian dilakukanlah persiapan untuk menjadi desa  yang depinitif Pelaksana Pejabat Pertama adalah Abdul Samad dari Tahun 1992  sampai dengan 1997.

B.   Sejarah Kepemimpinan Desa

a.    H. Abdul Aziz                                        Tahun 1981 s/d 1983
b.    Andareas Tangke                                 Tahun 1984 s/d 1988
c.    Abdul Khalik Latif                                 Tahun 1988 s/d 1989
d.    Abdul Samad                                        Tahun 1989 s/d 1991
e.    Abdul Samad                                        Tahun 1992 s/d 1995  
f.     Syamsuddin                                         Tahun 1996
g.    Zulkarnen, SH                                      Tahun 1996
h.    Joharno.KR                                          Tahun 2000
i.      AA.GD Ganggaa Putra                        Tahun 2001 s/d 2005
j.      Ahyar, SH.(PJS )                                 Tahun 2009
k.    Muhammad                                          Tahun 2009 s/d 2014
l.      Johan, SE                                             Tahun 2014 s/d 2015
m.  Nyoman Purnawirawan                       Tahun 2015 s/d Sekarang.      

2.2.   PETA DAN KONDISI DESA                             

A.    Keadaan Geografis Desa

a.    Letak Wilayah
Desa Taripa memiliki luas wilayah yang sangat luas karena 2/3 wilayahnya adalah hutan termasuk didalamnya adalah Kawasan pelestraian Alam  sejumlah 2.902,75 Ha , Hutan lindung 105,01 Ha,Hutan Produksi 1.245,09 Ha, Hutan produksi terbatas  668,18 Ha wilayah pemukiman 125 Ha ,Wilayah perkebunan (perkebunan Masyarakat dan perkebunan PTPN Persero) Dan wilayah Persawahan yang luasnya 1.527 Ha, jadi luas Total Desa Taripa  kesuluruhan mencapai 6.576,03 Ha., Merupakan daerah administratif yang luas jika menilik ke Desa lainnya yang terdapat di Kecamatan Angkona adalah menjadi salah satu Desa yang memiliki wilayah administratif Luas karena hutannya, Namun demikian dengan besarnya wilayah yang harus dikembangkan oleh Pemerintahan Desa Taripa maka hal itu dirasa akan sangat membantu dalam meningkatkan potensi yang terdapat di Desa Taripa pada masa ke masa.
Secara geografis Desa Taripa merupakan salah satu Desa di Kecamatan Angkona yang mempunyai luas wilayah mencapai 6.576,03 Ha.Dengan jumlah penduduk Desa Taripa sebanyak 3.118 Jiwa. Desa Taripa merupakan salah satu  Desa dari 10 (sepuluh) Desa yang ada di kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur, Desa Taripa berada pada ketinggian ± 30 Mdl berada di titik kordinat Bujur 120.929.603 Bujur Timur Dan  Kordinat Lintang -2.523681 Lintang selatan  degan curah hujan ± 150 mm, rata-rata suhu udara 23º - 32º celcius. Bentuk wilayah pemukiman berombak hanya 1%. Desa Taripa terletak di sebelah Utara Kecamatan Angkona yang apabila ditempuh dengan memakai kendaraan menghabiskan waktu selama ± 60 menit (1 jam).
b.    Luas Wilayah
Jumlah luas Wilayah  Desa Taripa seluruhnya mencapai 6.576,03 Ha., dan terdiri dari tanah darat (Hutan,Perkebunan pemerintah,perkebunan masyarakat ,Pemukiman penduduk)dan tanah sawah dengan rincian sebagai berikut :
No
Tanah
Jumlah (Ha)
1.
Kawasan Pelestarian Alam
2.902,75 Ha
2.
Hutan Lindung
105,01 Ha
3.
Hutan Produksi
1.245,09 ha
4.
Hutan Produsi Terbatas
668,18 Ha
5.
Wilayah Pemukiman
125 Ha
6.
Wilayah Persawahan dan Perkebunan dan lainnya
1.527 Ha
Total Luas Desa
6.576,03 Ha

c.    Sumber Daya Alam
§  Pertanian
§  Peternakan
§  Perkebunan  
§  Lahan Tanah
d.    Orbitasi
Orbitasi atau jarak dari pusat-pusat pemerintahan :
§  Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 35 km
§  Jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten   : 61 km
§  Jarak dari Pusat Pemerintahan Propinsi                    : 540 km
e.    Karakteristik Desa
Desa Taripa merupakan kawasan pedesaan yang bersifat agraris, dengan mata pencaharian dari sebagian besar penduduknya adalah bercocok tanam terutama sektor pertanian dan perkebunan. Sedangkan Mata pencaharian lainnya adalah sektor industri kecil yang bergerak di bidang perdagangan dan pemanfaatan hasil olahan pertanian dan  perkebunan.









Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini